Jakarta – Pemerintah menargetkan, tingkat kemiskinan 2016 berada pada kisaran 9-10 persen atau menurun dari tahun 2015 yang mencapai 10,3 persen.
Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Rahma Iryanti meyebutkan, beberapa upaya untuk mengatasi kemiskinan antara lain, mendorong perluasan lapangan kerja, serta memberdayakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi.
“Kita harus melihat keberlanjutan penduduk miskin agar tidak jatuh di bawah garis kemiskinan dengan pengembangan hidup berkelanjutan,” kata Rahma dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Pemerataan di Badan Anggaran (Banggar) DPR, Jakarta, Senin (22/6).
Lebih lanjut, Kementerian PPN menargetkan, tingkat penganggurang terbuka di kisaran 5,2-5,5 persen, lebih rendah dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 yang dipatok 5,6 persen. Sementara itu, gini rasio mencapai 0,39 atau menurun 0,01 dari periode sebelumnya 0,40. Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,1.
