Jakarta - Kembali terjadinya bus Transjakarta menabrak kendaraan bermotor lainnya membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama geram. Kejadian nahas tersebut dianggap telah menodai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-488 Kota Jakarta yang jatuh pada hari ini, Senin (22/6).
“Yang lama-lama (bus yang tua), kalau nggak bisa diperbaikin, dibuang sajalah. Makanya saya bilang, semua bus tua nggak bisa lagi dipakai. Harus diganti dengan yang baru yang kualitasnya baik,” kata Basuki kesal seusai meresmikan 20 Bus Gandeng Scania di Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Karena itu, lanjutnya, ke depan pelayanan servis bus Transjakarta akan menjadi tanggung jawab Agen Pemegang Merk (APM) bus tersebut. Pemprov DKI tidak mau lagi pelaksanaan servis diserahkan kepada operator bus Transjakarta. Selama pelayanan servis diserahkan ke operator, cenderung bus-bus tidak terawat dengan baik sehingga kerap kali mengalami rem blong atau kebakaran,
“Kita tidak mau lagi operator yang servis untuk perawatan bus Transjakarta, yang servis harus APM. Jadi uang komponen servis operator itu mau kita pegang untuk dibayarkan ke ATPM. Jadi kita tidak mau kasih pengusahanya, kalau kita kasih pengusahanya, mungkin mereka nggak mau ganti,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov DKI akan memperbarui kontrak dengan operator bus Transjakarta dan APM bus. Yakni penyerahan perawatan dan servis kepada APM. Diantaranya, setelah 5.000 hingga 10.000 kilometer, bus Transjakarta masuk servis lalu seri ban dicatat.
“Kita bikin peraturan. Kontrak APM kalau sudah 5.000-10.000 kilometer, bus masuk servis. Bannya pun dicatet serinya, segala macam. Jadi kita betul-betul kerja sama dengan APM untuk perawatan. Hal ini sudah kita terapkan mulai tahun ini,” tegasnya.
Seperti diketahui, telah terjadi kecelakaan lalu lintas, sebuah bus Transjakarta bernomor polisi B 7500 IX menabrak sejumlah sepeda motor dan mobil, di depan SPBU 34-12702 Jalan Mampang Prapatan arah Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Senin (22/6).
Ada sekitar delapan sepeda motor yang ditabrak Transjakarta tersebut. Bahkan ada motor yang terlindas hingga masuk ke kolong bus sehingga sulit dievakuasi.
Bus TransJakarta tersebut hendak keluar dari SPBU Mampang ketika menabrak motor dan mobil yang melintas dari arah Kuningan menuju Mampang. Beberapa motor yang masih ada di lokasi dan tampak rusak parah antara lain Honda CBR warna putih bernopol D 2273 MR, Honda 125 B 6160, Supra B 4172 MR, Satria F 150 B 6973 PYS, dan Yamaha MX B 6748 THO.
Akibat kecelakaan ini, ada delapan korban yang dibawa ke RS MMC, Jalan HR Rasuna Said untuk mendapat pertolongan medis. Sementara ada delapan motor yang mengalami kecelakaan dengan bus Transjakarta dan korban luka-luka atas kejadian itu dibawa ke RS MMC.
Untuk kepentingan penyelidikan, sopir bus Transjakarta dan kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung dibawa ke Ditlantas Polda Metro Jaya. Akibat kejadian itu, kemacetan parah terjadi di sepanjang Jalan Mampang Prapatan arah Buncit Raya dan mengular hingga Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR Rasuna Said.
